Melihat seni dan kesenian sangat melekat di kehidupan setiap individu, ada baiknya melihat lebih dalam makna seni dan kesenian itu sendiri. Banyak yang mengatakan, seni itu suatu hal yang indah, bercita rasa tinggi, seni itu inovatif, seni itu suatu hal yang bernilai tinggi. Pengertian seni sangatlah relative di mata setiap individu.
Berdasarkan Ensiklopedia Indonesia, Seni adalah penciptaan benda atau segala hal yang karena kendahan bentuknya, orang senang melihat dan mendengar. Seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta)
Menurut saya, setiap manusia dapat membuat sebuah karya seni, dimana seni merupakan salah satu cara pengungkapan ekspresi jiwa yang dituangkan dalam berbagai media, yang memberikan nilai keindahan dalam penyampaian suatu maksud di dalam karya tersebut dengan cara yang kreatif dan dalam suatu karya nyata. Penyampaian maksud di sini, bisa berupa pengungkapan ekspresi dan emosi dari seniman itu pribadi maupun penungkapan ekspresi dan emosi akan keadaan lingkup sosial yang mampu membuka mata dan menyadarkan setiap orang yang melihatnya atas keadaan lingkup sosial yang terjadi tanpa disadari.
Sedangkan kesenian merupakan seni yang berkembang dalam lingkup sosial kemudian diapresiasikan dalam kehidupan baik individu maupun kelompok sosial.
Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks.
Dengan sangat beragamnya suku di Indonesia membuat kesenian yang tumbuh di Indonesia sangatlah beragam. Dengan agama dan kepercayaan yang berbeda, cara hidup yang berbeda, beragamlah kesenian yang tumbuh di setiap kelompok masyarakat yang berbeda. Setiap kelompok masyarakat atau suku memiliki kebudayaan.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat
Berdasarkan keberadaan budaya yang sangat beragam, beragam pula kesenian yang tumbuh di dalamnya. Seperti yang kita ketahui, kesenian di suatu tempat akan sangat mungkin berbeda dengan kesenian di daerah lain. Terpengaruh dengan adanya kepercayaan yang berbeda, cara hidup yang berbeda, adat istiadat yang berbeda. Dari budaya inilah yang menciptakan jati diri setiap bangsa. Budaya di Indonesia sangat beragam. Hal sederhananya kita dapat melihat busana adat setiap daerah di Indonesia akan berbeda. Dapat dilihat, kain batik yang sangat dikenal akan berbeda ciri khasnya dari setiap daerah, lihat saja batik Jogja dengan Cirebon, sangatlah tampak perbedaannya dimana batik Cirebon lebih kaya akan warna bila dibandingkan dengan batik Jogja. Kemudian lain lagi dengan kain yang ada di daerah Sumatera. Di Sumatera lebih dikenal dengan songket, songket dari setiap daerahnya pun memiliki perbedaan, baik dari segi warna maupun corak yang dipakai. Kain dari daerah Sumatera Utara lebih dikenal dengan sebutan kain ulos.
Kemudian kesenian yang berkembang karena adanya perbedaan keyakinan di setiap daerah dapat dilihat secara nyata. Contoh sederhananya adalah tarian. Misalnya tarian yang ada di Bali, tarian yang ada di Bali mengandung aspek-aspek mitos dan kepercayaan Hindu. Lain halnya dengan Tari Saman dari Sumatera yang kental akan aspek kepercayaan Islam. Contoh paling sederhana membuktikan keberagaman yang ada di Indonesia. Cara hidup yang berbeda juga dipengaruhi dengan kondisi lingkungan hidup yang berbeda berdasarkan geografis. Dapat dilihat rumah adat Suku Dani dari Irian yang dikenal dengan nama Honai. Bentuk rumah ini sangatlah tertutup, dengan pintu yang kecil bahkan tanpa ventilasi lainnya, di bagian dalamnya sudah dipastikan ada perapian di tengah ruang. Hal ini karena kondisi lingkungan hidup Suku Dani adalah dingin, karena terdapat di lembah gunung. Akan berbeda dengan rumah Suku Asmat yang tidak hidup di lembah gunung.
Adapun kesenian lain yang sudah sangat di kenal dari Indonesia adalah Wayang, baik wayang kulit, maupun wayang golek. Wayang tumbuh karena kepercayaan yang kuat akan kisah-kisah mitologi seperti Kisah Ramayana dan MahaBrata. Kemudian alat musik yang ada disetiap daerahpun berbeda. Seperti angklung, gamelan, calung, kecapi, rebana, dan lainnya.
Kesenian Indonesia sudah merambah ke tingkat Internasional. Sudah banyak mayarakat luar negeri yang mengenal sebagian kesenian Indonesia. Seperti tari Kecak yang sangat dikenal, karena Bali merupakan salah satu tempat wisata favorit turis mancanegara, banyak sekali pagelaran tari ini berlangsung, sehingga turis mancanegarapun mengetahui tari Kecak yang merupakan kesenian khas dari Bali.

Kemudian tari Saman dari Aceh, Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam
Ada pula Reog Ponorogo. Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat

Reog sempat diklaim oleh Negara tetangga sebagai keseniannya. Tarian sejenis Reog Ponorogo yang ditarikan di Malaysia dinamakan Tari Barongan. Tarian ini juga menggunakan topeng dadak merak, yaitu topeng berkepala harimau yang di atasnya terdapat bulu-bulu merak. Deskripsi dan foto tarian ini ditampilkan dalam situs resmi Kementrian Kebudayaan Kesenian dan Warisan Malaysia.
Kontroversi timbul karena pada topeng dadak merak di situs resmi tersebut terdapat tulisan "Malaysia", dan diakui sebagai warisan masyarakat dari Batu Pahat, Johor dan Selangor, Malaysia. Hal ini memicu protes berbagai pihak di Indonesia, termasuk seniman Reog asal Ponorogo yang menyatakan bahwa hak cipta kesenian Reog telah dicatatkan dengan nomor 026377 tertanggal 11 Februari 2004, dan dengan demikian diketahui oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. Ditemukan pula informasi bahwa dadak merak yang terlihat di situs resmi tersebut adalah buatan pengrajin Ponorogo. Ribuan seniman Reog sempat berdemonstrasi di depan Kedutaan Malaysia di Jakarta. Pemerintah Indonesia menyatakan akan meneliti lebih lanjut hal tersebut.
Pada akhir November 2007, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Zainal Abidin Muhammad Zain menyatakan bahwa Pemerintah Malaysia tidak pernah mengklaim Reog Ponorogo sebagai budaya asli negara itu. Reog yang disebut “Barongan” di Malaysia dapat dijumpai di Johor dan Selangor, karena dibawa oleh rakyat Jawa yang merantau ke negeri tersebut.
Setelah melihat beberapa bentuk kesenian Indonesia, dapat dilihat bahwa kesenian tumbuh karena adanya keyakinan serta kepercayaan yang dianut masing-masing suku, setiap kesenian memiliki keunikan tersendiri. Haruslah kita bangga akan kekayaan yang dimiliki Bangsa Indonesia yang tidak dimiliki bangsa lain. Jangan sampai kejadian pengklaiman budaya oleh pihak Malaysia terulang kembali. Dan sebaiknya dari setiap suku melakukan regenerasi agar kesenian asli dareahnya tidak akan punah karena kurangnya pengetahuan dan jiwa memiliki serta kebanggaan diri akan kesenian daerahnya.
sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
http://id.wikipedia.org/wiki/Kesenian
http://id.wikipedia.org/wiki/Reog_%28Ponorogo%29
http://rizkythea.blogspot.com/2010/02/macam-macam-tarian-daerah-indonesia.html










